Tuesday, January 28, 2014

dan rasa itu...

bukan hal yang mudah untuk menerima sebuah kenyataan akan sesuatu yang tak diinginkan adanya, itulah yang kurasakan saat ini. masih berusaha untuk berdamai dengan diriku sendiri, namun sulit. sungguh... ini benar-benar sulit. jauh lebih sulit saat dari apa yang ku bayangkan. tapi apa mau dikata, ini telah menjadi pilihanku, dan harus ku jalani.

semuanya berawal ketika aku mulai mengenalnya.
sosok yang telah mampu membuat ku bangkit dari masa lalu.
sosok yang telah mampu membuat ku berani untuk kembali membuka hati.
sosok yang telah mampu membuat ku tersenyum saat masa lalu kembali menghampiri.
ya.. kamu :)

tapi kini kamu telah pergi, bukan karena kamu yang memilih pergi untuk meninggalkanku. tapi karena aku sendiri yang mengusirmu, menyuruhmu pergi dari hidupku.
bukan karena rasa itu telah menghilang, tapi karena aku tak ingin rasa ku ini semakin besar hingga membuat ku semakin sakit saat tahu bahwa rasa yang kau miliki tak seperti yang ku miliki.

mungkin kau bisa berucap seperti apa yang ku harapkan, tapi hatimu? bagaimana aku tahu? kau terlalu sering diam didepanku.
hanya bermodal percaya, itulah dasar tumbuhnya rasa ini untukmu.
tapi semuanya terasa sia-sia saat kau tetap diam ketika sebuah badai menghadang perjalanan kita.
biarlah aku saja yang terhempas....
terombang ambing dalam rasa yang entah kapan akan berakhir.

dan kini? aku merindu. ya... aku merindukanmu.

No comments:

Post a Comment