Sunday, November 10, 2013

antara aku, kau, dan dia

berawal dari sebuah pesan singkat dari dia yang telah ku coba hapuskan sosoknya dari ingatanku, hubungan ini pun kembali terjalin tanpa aku tahu bagaimana bisa langsung menjadi sedekat ini. hingga aku tersadar, sebuah kesalahan besar telah ku perbuat. dan aku tak boleh melanjutkan ini. atau aku tak akan pernah bisa melepaskan semuanya sampai waktu yang tak dapat ku tentukan sendiri kapan berakhirnya.

jujur saja...
sosoknya memang belum bisa ku hapuskan sepenuhnya dari ingatanku. seperti yang kau bilang, dia jauh lebih berkesan dari pada kamu. aku tak bisa pungkiri itu, memang itu yang terjadi. tapi apa dengan itu kau terus menyerah begitu saja dan tak mau mempertahankanku dalam hidupmu? sesulit itukah?

jika memang kau inginkan sosokmu juga menjadi sosok yang berkesan untukku, kenapa tak kau usahakan? aku pun telah memberikan kesempatan itu kepadamu. hanya tinggal menunggu mu melakukannya, yang entah kapan itu akan terjadi. tapi maaf sebelumnya, jangan kau anggap sikapku yang seperti ini justru menuntutmu untuk menjadi yang ku inginkan, itu salah besar. aku tak seperti itu. aku hanya berusaha sebisa mungkin, bahwa meski telah menjadi KITA, kamu tetap menjadi kamu dan aku tetap menjadi aku.

aku dengan dia memang pernah menjalani hubungan yang cukup lama. tapi itu bukan berarti bahwa dia segalanya untukku. meski terkadang dia memang terkesan istimewa bagiku. tapi itu juga tak menutup kemungkinan bagimu untuk menjadi hal yang sama berartinya atau bahkan lebih daripada dia.

*
telah ku sampaikan berulangkali padanya, bahwa aku memilihmu. dia mampu memahami itu, tapi yang tak ku pahami adalan tentang perubahan sikapnya yang berulang kali terjadi. hari ini, dia katakan mundur. tapi selang beberapa hari kemudian, dia kembali datang dalam hidupku. tetap menginginkan ku untuk kembali masuk dalam hidupku.

PARADOKS!
jika kamu jadi aku, apa yang akan kamu lakukan? coba jelaskan padaku, agar aku tak selalu seperti ini.
yaa... aku tau. kamu pasti akan menyuruhku untuk bersikap tegas.
tegas dalam memilih dan menentukan pilihan.

aku akan mencoba untuk tegas dalam menentukan pilihan, dan kali ini pilihanku jatuh ke kamu.
semoga ini adalah pilihan terbaik.
dengan dia? akan coba ku tegaskan lagi.
semoga dia bisa memahami. dan untuk mu, tolong bantulah aku untuk bangkit.
aku percaya, kamu bisa.

No comments:

Post a Comment