berawal dari perjalanan pulang setelah praktek, pilihan ini begitu mudah ku ambil saat aku berada dijalan raya. jika aku biasa menerapkannya begitu mudah disana, kenapa tidak dengan diriku sendiri?
ya..
aku akan mencobanya.
pertama, aku mencoba untuk MENGALAH.
Mengalah pada segenap rasa dan ego yang selama ini menguasaiku. membiarkan ku terus berada dalam keadaan yang membuat luka bagi yang lain.
aku tak kan lagi memasuki kehidupanmu, biar dia saja yang mengisi hidupmu. dia adalah pilihanmu, pasti kamu yakin bahwa dialah yang jauh lebih dapat memberikan kebahagaian untukmu. dan bukan aku.
aku hanya sebuah figuran yang sempat singgah dalam kehidupanmu.
biar sakit akan menjadi teman setiaku hingga waktu yang tak ku tahu kapan akan berakhir, aku tetap akan menikmatinya.
dan selanjutnya, aku memilih untuk DIAM. tak ada yang bisa ku sampaikan lagi. apalagi kepadamu. tanpa aku berkata apapun, sepertinya kamu pun telah mengetahui segala yang ku rasa, ku pikir, bahkan ku ingin.
diam ku pun tak akan menjadi sebuah musibah untuk mu, benarkan? kau sudah terbiasa melihatku diam. dan aku yakin, kau pun telah tahu maksud dari kediamanku kali ini.
dan terakhir yang akan ku lakukan, PERGI. aku akan pergi dari kehidupan mu. sekarang. dan jika memang takdir menyiratkannya, akan ku berusaha untuk pergi dari hidupmu selamanya.
semoga tak ada sesal yang kau rasa dari kepergianku. dan semoga aku tak menjadi salah satu penyebab tangis mu saat kau tak dapat lagi melihat siluet ku.
selamat menjalani kehidupan barumu, semoga kau bahagia dimanapun kau berada.
ciyeeeeee :D
ReplyDeleteeecciiyyee... ada yang nongol disini :)
ReplyDeletemakasih sudah berkunjung :D