Tuesday, August 28, 2012

Makna Kata "IKHLAS"

ikhlas, sebuah kata yang sangat mudah sekali untuk terucap namun sulit untuk telaksana secara maksimal. hampir setiap hari kita   berhubungan dengan kata ini, baik secara lisan maupun perbuatan. tidak semua orang bisa memaknai kata ini dengan sempurna. termasuk juga NuRuL. meski secara lisan aku sering mengucapkannya, namun secara hati. entah. aku sendiri belum mengerti sepenuhnya.

sebenernya ikhlas itu apa sih??

berdasarkan sumber yang banyak terdapat dalam mbah Google, ikhlas itu . . .
Dikutip dalam  http://artikata.com/arti-330408-ikhlas.html , ikhlas itu artinya bersih hati, tulus hati. 
secara mendetailnya, ikhlas juga dapat dimaknai sebagai berikut :
Ikhlas berasal dari kata akhlasha yang merupakan bentuk kata kerja lampau transitif yang diambil dari kata kerja intransitif khalasha (خَلصَ) dengan menambahkan satu huruf ‘alif (أ). Bentuk mudhâri‘ (saat ini) dari akhlasha (اَخْلَصَ) adalah yukhlishu (يُخْلِصُ) dan bentuk mashdarnya yaitu ikhlash (إِخْلاص). Kata tersebut berarti, murni, bersih, jernih, tanpa campuran. Ikhlas adalah melakukan amal perbuatan syariat yang ditujukan hanya kepada Allah secara murni atau tidak mengharapkan imbalan dari orang lain.Perbuatan ikhlas dibarengi pula dengan keyakinan atas perbuatannya dan tidak memiliki keinginan untuk menarik kembali apa yang telah ia lakukan. Amal perbuatan syariat pun terbagi menjadi 2, yaitu usaha lahiriah dan batiniah (doa). Hingga jelaslah perbedaan antara ikhlas dan ridho.Kalau ikhlas harus dimulai dengan amal perbuatan syariat seperti membantu, berusaha, berdoa, dan lainnya sedangkan ridho adalah rela menerima qodha-qodhar dan meyakini bahwa apa yang terjadi adalah yang terbaik menurut-Nya. Ikhlas bersifat Aktif dengan melakukan perbuatan ditujukan kepada Allah, secara lahiriah dan batiniah.
Sebuah perbuatan yang dilakukan secara ikhlas namun perbuatan tersebut tidak menepati kebenaran, maka amal perbuatan tersebut tidak diterima. Sebaliknya pula bila menepati kebenaran, namun dilakukan dengan tidak ikhlas maka amal tersebut pun memiliki kecacatan. Apa yang dimaksud dengan menepati kebenaran adalah dengan mengikuti Al Qur’an dan sunnah. Ikhlas sebaiknya dilakukan dengan berusaha secara lahiriah dan batiniah secara bersamaan. Usaha lahiriah adalah berusaha dengan sungguh-sungguh secara ikhlas, sedangkan usaha batiniah adalah berdoa dengan sungguh-sunguh secara ikhlas pula. Bila hanya usaha lahiriah atau usaha batiniah saja yang dilaksanakan, maka terdapat ketimpangan.

bagaimanapun kita memaknai ikhlas, pada hakikatnya adalah sebagai pembersih hati.

cobalah untuk menerapkan ikhlas dalam diri masing-masing sejak sekarang. tidak ada ruginya kita menerapkan hal tersebut dalam kehidupan kita, malah mungkin nantinya kita justru akan mendapat banyak keuntungan dari sikap kita tersebut.

so...
selamat mencoba :-)
^^v

No comments:

Post a Comment