Ketika hati mu mulai sepi karena hal yang terjadi tidak
sesuai dengan yang kamu inginkan, jangan pernah berkecil hati. Meski kecewa,
harus tetap bisa tersenyum.
Itulah kata-kata bijak yang coba selalu ku terapkan dalam
setiap permasalahan yang ku hadapi, tapi pada kenyataannya? Sungguh teramat
sulit.
Aku tak tahu lagi harus berbuat apa untuk membuat kau benar2
sepenuh hati padaku. Segala cara telah ku lakukan, termasuk menjadi seperti
yang kamu mau. Tapi pada kenyataannya semua itu belum membuahkan hasil yang
maksimal. Kesabaran yang kumiliki hampir mencapai batasnya. Apalagi yang harus
ku lakukan? Aku tak ingin semua nya berakhir sia-sia. Tapi aku juga tak ingin
mengorbankan segalanya untuk suatu hal yang tak pasti.
Seseorang pernah berkata padaku untuk terus sabar saat
menghadapinya, karena suatu saat nanti pasti akan berakhir dengan bahagia dan
sesuai apa yang kita inginkan. Sabar tanpa batas waktu yang tak terdefinisi?
Apa aku sanggup?
Aku sendiri tak mengerti. Just let it flow, J
Jujur, aku memang belum sepenuh hati padamu. Tapi aku selalu
membiasakan diri untuk sepenuhnya padamu. Jika yang terjadi terus saja seperti
ini? kapan perasaan setengah ini akan menjadi sepenuhnya pada mu? Beri aku
jawaban yang pasti, tolong . . .
***
Kata orang, tiga bulan pertama dalam menjalin suatu hubungan
adalah pintu gerbang yang menentukan untuk keberlangsungan hubungan tersebut.
Awalnya aku sangat tidak mempercayainya, karena apa yang selama ini ku alami
dalam masa lalu ku tidak menunjukkan hal tersebut. Tapi untuk kisahku sekarang,
aku mulai mempercayainya.
Tepat beberapa hari setelah tiga bulan hubungan ku dengan
nya terjalin, berbagai masalah mulai datang silih berganti. Mulai dari skala
kecil hingga terberat, seperti sekarang ini.
Kenapa aku katakan berat? Karena memang ini yang ku rasakan.
Dan masalah ini bukan yang pertama terjadi.
Mencoba untuk tetap bersikap biasa, tapi ternyata amat sulit
menerima kenyataan dan terutama menyembunyikan kekecewaan. Apa yang telah ku
lakukan untuk nya sekarang ini terasa begitu sia-sia. Secepatnya ingin pergi
meninggalkan tempat ini. tapi rasa tak kuasa begitu menyelimuti ku. Rasa rindu
itu masih menguasaiku dan membuat ku ingin terus bersamanya.
***
No comments:
Post a Comment