Saturday, July 28, 2012

third of my way


Ketika hati mu mulai sepi karena hal yang terjadi tidak sesuai dengan yang kamu inginkan, jangan pernah berkecil hati. Meski kecewa, harus tetap bisa tersenyum.
Itulah kata-kata bijak yang coba selalu ku terapkan dalam setiap permasalahan yang ku hadapi, tapi pada kenyataannya? Sungguh teramat sulit.
***
Aku tak tahu lagi harus berbuat apa untuk membuat kau benar2 sepenuh hati padaku. Segala cara telah ku lakukan, termasuk menjadi seperti yang kamu mau. Tapi pada kenyataannya semua itu belum membuahkan hasil yang maksimal. Kesabaran yang kumiliki hampir mencapai batasnya. Apalagi yang harus ku lakukan? Aku tak ingin semua nya berakhir sia-sia. Tapi aku juga tak ingin mengorbankan segalanya untuk suatu hal yang tak pasti.
Seseorang pernah berkata padaku untuk terus sabar saat menghadapinya, karena suatu saat nanti pasti akan berakhir dengan bahagia dan sesuai apa yang kita inginkan. Sabar tanpa batas waktu yang tak terdefinisi? Apa aku sanggup?
Aku sendiri tak mengerti. Just let it flow, J
Jujur, aku memang belum sepenuh hati padamu. Tapi aku selalu membiasakan diri untuk sepenuhnya padamu. Jika yang terjadi terus saja seperti ini? kapan perasaan setengah ini akan menjadi sepenuhnya pada mu? Beri aku jawaban yang pasti, tolong . . .
***
Kata orang, tiga bulan pertama dalam menjalin suatu hubungan adalah pintu gerbang yang menentukan untuk keberlangsungan hubungan tersebut. Awalnya aku sangat tidak mempercayainya, karena apa yang selama ini ku alami dalam masa lalu ku tidak menunjukkan hal tersebut. Tapi untuk kisahku sekarang, aku mulai mempercayainya.
Tepat beberapa hari setelah tiga bulan hubungan ku dengan nya terjalin, berbagai masalah mulai datang silih berganti. Mulai dari skala kecil hingga terberat, seperti sekarang ini.
Kenapa aku katakan berat? Karena memang ini yang ku rasakan. Dan masalah ini bukan yang pertama terjadi.
Mencoba untuk tetap bersikap biasa, tapi ternyata amat sulit menerima kenyataan dan terutama menyembunyikan kekecewaan. Apa yang telah ku lakukan untuk nya sekarang ini terasa begitu sia-sia. Secepatnya ingin pergi meninggalkan tempat ini. tapi rasa tak kuasa begitu menyelimuti ku. Rasa rindu itu masih menguasaiku dan membuat ku ingin terus bersamanya.
***

No comments:

Post a Comment